Sunday, 19 October 2014

Mengkonsumsi Makanan Kalengan




Makanan kalengan adalah semua produk makanan yang dikemas dengan teknologi pengemasan makanan, biasanya bahan yang dijadikan kemasan adalah bahan kaleng yang aman untuk makanan. Digunakannya kemasan kaleng merupakan sebuah inovasi tersendiri dan merupakan sebuah gengsi bagi mereka yang berpenghasilan tinggi, tetapi budaya makan dengan makanan kalengan tidak selalu bagus untuk kesehatan karena makanan kalengan banyak ditambahi zat pengawet agar makanan bisa bertahan dalam waktu yang lama.
Pada awalnya pengemasan makanan dimaksudkan agar makanan bisa lebih awet dan praktis saat harus dibawa ke mana-mana. Tetapi dalam perkembangannya, pengemasan makanan banyak dikaitkan dengan imej branding sebuah perusahaan dan menjadi media promosi sehingga masyarakat terdongkrak minatnya untuk membeli produk yang mereka tawarkan.
Sebetulnya makanan kalengan aman-aman saja bila ingin anda konsumsi asalkan tidak terlalu sering karena justru makanan segar yang dimasak dengan cara normal itu lebih sehat. Bila anda ingin memilih makanan kalengan maka perhatikanlah apakah makanan kalengan tersebut memiliki izin edar yang dikeluarkan departemen terkait atau tidak, juga tanggal kadaluarsa yang tercatat pada kemasan mengindikasikan layak konsumsi atau tidaknya makanan tersebut.
Bila anda menemukan kaleng kemasan sudah rusak, itu berarti makanan kalengan itu sudah tidak layak konsumsi karena bisa saja di dalam kemasan itu terdapat bakteri dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan bila makanan di dalamnya kita makan. Hindari pula kemasan yang menggelembung karena ini menandakan bahwa di dalam kaleng kemasan itu telah terjadi proses fermentasi makanan yang diakibatkan oleh mikrobia semacam bakteri, kapang, dan jamur. So berhati-hatilah saat anda ingin memilih makanan kalengan. 

No comments:

Post a Comment